Translate

Jumat, 26 Desember 2014

Rahmad Darmawan Putuskan Bek Asing Terakhir Usai Lawan Kelantan FA Kali ini, RD memantau langsung Cristian Febre dan Taavi Rahn.

Pelatih Persija Jakarta, Rahmad Darmawan, sudah menentukan batas waktu terkait pemilihan bek asing terakhir untuk skuatnya musim depan. Seperti diketahui, saat ini pelatih yang akrab disapa RD itu masih membutuhkan satu bek asing untuk menemani Martin Vunk di lini belakang tim Macan Kemayoran.
Setelah mengaku terkesan dengan bek timnas Burkina Faso, Saidou Madi Panandetiguiri, kali ini RD sedang memantau langsung bek asal Estonia, Taavi Rahn, serta mantan bek PSM Makassar, Cristian Febre.
Kedua pemain itu sudah ikut berlatih bersama Bambang Pamungkas dan kawan-kawan di lapangan Yon Zikon 13, Srengseng Sawah, Jakarta, petang ini. "Waktu di awal mungkin sempat ingat, kami akan seleksi enam pemain asing dan sekarang sudah pas enam. Sekarang tugas saya melihat yang paling pas untuk saya komparasikan," kata RD, usai memimpin timnya berlatih.
"Kemarin saya terkesan dengan Saidou Madi, dan sekarang saya ingin lihat Taavi Rahn dan Cristian," tambah mantan pelatih timnas Indonesia U-23 itu.
RD mengungkapkan untuk penentuan bek asing yang akan direkrutnya bakal ditetapkan maksimal usai uji coba melawan Kelantan FA, 4 Januari mendatang. "Jadi kalau boleh, yang bersangkutan saya ajak uji coba ke Kelantan, ya memang saya harus memundurkan waktu untuk mengumumkan pemain ini karena beberapa pertimbangan. Tapi bisa saja sebelum melawan Kelantan sudah saya putuskan," jelasnya.
"Untuk Saidou Madi, memang waktu itu dia meminta waktu tiga hari untuk trial, itu tidak masalah," ujar RD, menanggapi ketidakhadiran Saidou Madi dalam latihan kali ini.
Sementara itu, tampak pula mantan bek Mitra Kukar musim lalu, Gunawan Dwi Cahyo, yang ikut berlatih bersama Persija. "Gunawan memang kemarin izin untuk gabung latihan, dan akan kita lihat sesuai kebutuhan kami nanti kalau soal direkrut atau tidak," pungkas pelatih berusia 48 tahun itu.
Gunawan Dwi Cahyo, Saidou , Taavi Rahn, Cristian Febre. kalian pilih yg mana JAK ? 

Update Bursa Transfer ISL 2015 (*per 26 Desember 2014)

1. Arema Cronus:
Sengbah Kennedy, Abblode Yao Rudy, Fabiano Beltrame (Persija), Suroso, Ahmad Noviandani, Hasyim Kipuw (Persebaya)
2. Sriwijaya FC:
Dian Agus Prasetyo (Mitra Kukar),Yogi Triana (Persita), Ngurah Wahyu Trisnajaya (Persija), Fachruddin (Persepam), Wildansyah (PBR), Morimakan Koita, Titus Bonai (Persipura), dan Patrich Wanggai (T-Team).
3. Persija Jakarta:
Greg Nwokolo (Persebaya), Alfin Tuasalamony (Persebaya), M. Ilham (Persebaya), Ambrizal (Persebaya), Rendi Saputra (Persik), Syaiful Cahya (Persik), Vava Mario Yagalo (Persebaya), Martin Vunk (Nomme Kalju), Yevgeni Kabayev (Silamae Kalev), Bambang Pamungkas (PBR)
4. Persib Bandung:
Dedi Kusnandar, Dias Angga Putra (PBR), Aaron da Silva (Osotspa Saraburi)*
5, Barito Putera:
Eddy Gunawan, Manahati Lestusen (Persebaya), Muhammad Roby (Pusam), Leonard Tupamahu, Ibourahima Sidibé (Real De Bamako), Igor Radusinovic, Marjan Jugovic, T.A Musafri, Hansamu Yama Pranata, Paulo Sitanggang (Timnas U-19)
6. Mitra Kukar:
Ravi Murdiantoro (Timnas U-19), Septian David Maulana (Timnas U-19), Mahdi Fahri Albar (Timnas U-19), Gavin Kwan Adsit, Ryuji Utomo (Timnas U-19), Syahrizal (Persija), Rachmat Afandi (Persija), Wawan Hendrawan
7. Persela Lamongan:
M Syarif ( Persela U-21 ), Balada Placido ( Arema U-21 ), Dikri ( Persela U-21 )
8. Pelita Bandung Raya:
Ilija Spasojevic (Pusam) , Yongki Aribowo, Rachmad Hidayat (Pro Duta), Ghozali Muharom Siregar, Syamsir Alam (Sriwijaya FC), Andrea Bittar
9. Persebaya Surabaya:
Bima Ragil (Persekap), Evan Dimas (Timnas U-19), Nurmufid Fastabiqul Khoirot (Persekap), Otávio Dutra (Gresik United), Siswanto (Sriwijaya), Wage Dwi Aryo, Fahturohman (Timnas U-19), Hargianto (Timnas U-19), I Putu Gede J (Timnas U-19), Ilham Udin Armayin (Timnas U-19), Sahrul Kurniawan (Timnas U-19), Zulfiandi (Timnas U-19), Wage Dwi Aryo, Munhar (Arema Cronus), Hery Prasetya (Gresik United), Dani Saputra (Persija), Slamet Nurcahyono (Persepam), Zainuri
10. Persiba Balikpapan:
Hendra Sandi Gunawan (Timnas U-19), Mithaful Hamdi (Timnas U-19) dan Febly Gushendra (Timnas U-19), Bayu Pradana, Valentino Telaubun (Persita), dan Johan Juansyah (Persija).
11. PSM Makassar:
Maldini Pali (Timnas U-19), Muchlis Hadining (Timnas U-19)
12. Pusamania Borneo:
Hamka Hamzah (PKNS FC), Nico Malau, Fandy Mochtar (Putra Samarinda), Victor Pae (Persija), Egi Melgiansyah (Persija), Diego Gama de Oliveira, Srdjan Lopicic (Putra Samarinda), Okto Maniani (Perseru), Tommy Oropka (Perseman), Hari Hebrian, Galih Sudaryono, Hendra Susilo
13. Bali United Pusam:
David Pagbe (Semen Padang), Rossy Noprihanis (Persepam)
14. Perseru Serui:
Geri Mandagi, Saktiawan Sinaga, Juanda Priatna
15. Semen Padang:
Irsyad Maulana (Arema), Vendry Mofu (Sriwijaya FC), Zulchrizal Abdul Gamal (Mitra Kukar), Muhammad Gugum Gumilar (SP U-21), Nerius Alom (SP U-21), Herman Dzumafo Epandi (Mitra Kukar)
16. Gresik United:
Bima Sakti (Mitra Kukar), Muhammad Ridwan (eks Timnas U22), Supriyono (Persisam Samarinda), Sasa Zecevic (Klub Myanmar), Muhammad Rifqi (Pro Duta FC), Agus Nova (Pro Duta FC), Roni Fatahillah (Pro Duta FC), Romy Agustiawan (PS Kwarta), Rendy Siregar (Persiba Balikpapan), Dian Irawan (Persisam Samarinda), Fitra Ridwan (Persiraja Banda Aceh), Donny F. Siregar (Pro Duta FC), Jejen Zaenal Abidin (Persiba Bantul), Muhammad Kamri (Persiba Balikpapan), Riko Simanjuntak (PS Bangka), Dimas Drajad (eks Timnas U19), Yusuf Effendi (Pro Duta FC)
17. Persipura: -
18. Persiram: -
19. Persiwa: -
20. Persik: -
NB: Belum Diumumkan Klub Artinya BELUM RESMI.

Skuat Sementara Persija Jakarta untuk musim 2015:

Staf Pelatih
1. Rahmad Darmawan
2. Saktia Bagja
3. Yan Saragih
4. Francis Wewengkang
5. Mahyudan
Ofisial
1. Physio: Fio
2. Measure: Kuswanto, Fitrian Fitra
3. Kitman: Adnan Mahing
Pemain
1. Greg Nwokolo
2. Alvin Tuasalamony
3. Muhammad Ilham
4. Ramdani Lestaluhu
5. Ambrizal
6. Adam Harris
7. Gilbert Dwaramury
8. Abduh Lestaluhu
9. Abdurahman Lestaluhu
10. Firmansyah
11. Novri Setiawan
12. Rudi Setiawan
13. Martin Vunk
14. Ismed Sofyan
15. Vava Mario Yagalo
16. Syaiful Indra Cahya
17. Rexi
18. Adixi Lenzivio
19. Amarzukih
20. Bambang Pamungkas
21. Andritany
22. Evgeny Kabayev
23. Rendy Irawan
24. Dirga Lasut

Perbandingan Kekuatan Persija Jakarta 2014 Dan 2015

Jakarta - Persija Jakarta musim lalu gagal lolos ke delapan besar pada pelaksanaan Indonesia Super League (ISL) 2014 yang dibagi dua grup. Gabung di wilayah barat, Macan Kemayoran hanya finis pada posisi lima besar.
Menuju musim 2015, gerakan manajemen Persija yang pertama adalah tak memperpanjang Benny Dollo beserta staf kepelatihannya. Rahmad ’RD’ Darmawan yang terdepak dari Persebaya pun dipulangkan manajemen Persija ke Ibu Kota.
Persija juga memutuskan mempertahankan tujuh pemain, walaupun dua nama Fabiano Beltrame dan Ngurah Nanak enggan gabung. Macan Kemayoran pun tak lagi bisa memakai jasa dua pemain itu, yang milih hengkang ke Arema dan Sriwijaya FC.
Berikut ini perbandingan kekuatan Persija musim 2014 dan 2015
- PENJAGA GAWANG
Kekuatan benteng terakhir Persija musim ini dan lalu tak berbeda, tapi lebih komplet. Karena, Reky Rahayu direkrut Persija melengkapi trio kiper Macan Kemayoran musim lalu.
Pengalaman Andritany bakal jadi pertimbangan RD tetap jadi kiper utama. Musim lalu, kiper Indonesia U-23 di Asian Games 2014 ini tak tergantikan. Perebutan deputi Andritany yang bakal seru.
Kiper 2014: Adixi Lenzivio, Andritany Ardhiyasa, Daryono
Kiper 2015: Reky Rahayu, Adixi Lenzivio, Andritany Ardhiyasa, Daryono
- PILAR BERTAHAN
Persija melakukan perombakan total lini belakang dari musim lalu. Sebab, duo bek tengah utama Macan Kemayoran dipastikan hengkang. Pemain baru yang masuk justru kebanyakan bek kanan. Walaupun Ambrizal kembali ke Ibu Kota, tapi masih butuh bek tengah anyar.
Namun Persija kabarnya menunggu satu pemain asing lagi untuk posisi bek tengah. Selain itu, eks pemain Mitra Kukar, Gunawan Dwi Cahyo kabarnya merapat ke markas Macan Kemayoran.
Belakang 2014: Dani Saputra, Abduh Lestaluhu, Firmansyah, Ismed Sofyan, Fabiano Da Rosa Beltrame, Victor Pae, Ngurah Wahyu Trisnajaya, Syahrizal
Belakang 2015: Alfin Tuasalamony, Ambrizal, Abduh Lestaluhu, Ismed Sofyan, Novri Setiawan, Syaiful Indra Cahya, Vava Mario Yagalo, Firmansyah
- GELANDANG
Musim lalu, Rudi Setiawan sempat dipinjamkan ke Martapura FC. Kekuatan musim 2015 untuk sektor gelandang hanya mempertahankan empat pemain lama plus Rudi. Namun Persija ”menarik” lagi Ilham dan kekuatan lini ini paling komplet.
Untuk pemain impor, Martin Vunk bisa jadi pilihan utama. Hanya, Persija masih menuggu kedatangan Stefano Lilipaly.
Tengah 2014: Rizki Ramdani Lestaluhu, Egi Melgiansyah, Ponaryo Astaman, Amarzukih, Gilbert Richard Dwaramury, Feri Komul, Defri Riski, April Hadi, Rohit Chan, Rudi Setiawan
Tengah 2015: M.Ilham, Ramdani Lestaluhu, Adam Alis Setyano, Gilbert Dwaramury, Rudy Setiawan, Rendy Irawan, Dirga Lasut, Amarzukih, Martin Vunk
- PENYERANG
Musim 2014, lini depan Persija jauh dari harapan. Penyerang yang paling produktif adalah Ivan Bosnjak, tapi hanya mencetak empat gol. Top skor Macan Kemayoran musim lalu adalah Ramdhani Lestaluhu dengan delapan gol, padahal seorang gelandang.
Musim 2015, tak ada penyerang lama yang dipertahankan. Masuknya tiga nama baru termasuk ikon Persija, Bambang Pamungkas plus Greg Nwokolo memberikan harapan baru.
Depan 2014: Ivan Bosnjak, Rachmat Affandi, Agus Salim, Agung Supriyanto, Foday Boakay Eddy, Zelimir Terkes
Depan 2015: Greg Nwokolo, Abdul Rahman Lestaluhu, Bambang Pamungkas, Yevgeni Kabayev

Persija Percaya Diri Hadapi ISL 2014/2015

REPUBLIKA, JAKARTA -- Persija Jakarta percaya diri menghadapi kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2014/2015 setelah klub yang saat ini diasuh oleh Rahmad Darmawan itu hampir menuntaskan
perekrutan pemain.
Saat ini sudah ada 24 pemain yang resmi dikontrak, dua di antaranya pemain asing yaitu Martin Vunk dan Kabayev. Satu pemain lagi yaitu Stefano Lilipaly tinggal menunggu tanda tangan setelah dicapai kesepakatan secara lisan.
"Lilipaly tidak menyelesaikan kontrak dengan klub lamanya. Setelah itu dia akan ke Jakarta untuk tanda tangan kontrak," kata Presiden Persija Jakarta, Ferry Paulus di sela launching kostum di Jakarta, Selasa (23/12).
Dengan kekuatan yang ada saat ini, kata dia, pihaknya optimistis klub berjuluk Macan Kemayoran itu bisa berbicara pada kompetisi tertinggi di Indonesia musim depan. Apalagi sudah ada dukungan penuh dari suporter fanatik, Jakmania.
Macan Kemayoran dipastikan mendapatkan dukungan kembali dari perusahaan peralatan olahraga League dengan menyediakan tiga jenis kostum. Kostum pertama adalah kandang dengan warna oranye, tandang warna merah dan kostum ketiga putih bergaris merah.
"Untuk sponsor hingga saat ini masih dalam penjajakan. Kami berharap akan secepatnya selesai. Tunggu saja," kata Ferry menambahkan.

Persija Vs Kelantan FA, Reuni Greg, Pacho, & Pupo?

Jakarta - Musim lalu, Greg Nwokolo sama-sama mengerek bendera Persebaya Surabaya bersama Issac Pupo dan Emmanuel Pacho Kenmogne.
Musim depan, 2015, Greg terbang ke Persija Jakarta, sementara dua rekannya, Pacho dan Pupo, mengadu nasib di Negeri Jiran, klub Liga Primer Malaysia, Kelantan FA.
Mengawali laga uji coba 2015, Persija dikabarkan akan beradu dengan Kelantan FA, 4 Januari. Jika tak ada aral melintang, bisa-bisa ini akan jadi reuni perdana Greg dan dua eks rekan setimnya di Persebaya.
Buat The Jakmania, ini bisa jadi laga menarik karena Persija sekaligus juga ingin menjajal ketajaman Evggeny Kabayev dan Greg di depan serta Martin Vunk di tengah.

The Jakmania Ubah Citra Negatif Lewat Pemberdayaan Ekonomi Kreatif

TRIBUNNEWS, JAKARTA - Sebagai sarana menghindarkan anggota dari tindakan anarkis dan menganggu ketertiban umum, pengurus kelompok suporter The Jakmania melakukan pemberdayaan anggota melalui ekonomi kreatif.
Upaya ini mendapatkan dukungan dari manajemen klub Persija Jakarta dan Bridge Horizon. Bridge Horizon merupakan salah satu media komunitas selaku mitra The Jakmania dalam kegiatan pengembangan ekonomi kreatif dalam organisasi The Jakmania.
Ketua Umum The Jakmania, Larico Ranggamone mengatakan kelompok suporter pimpinannya sangat potensial apabila diarahkan kepada hal-hal yang positif dan bermanfaat untuk membantu kegiatan sehari-hari di ibukota.
"Ini bagian dari dukungan kepada ekonomi kreatif. Manajemen klub dan Bridge Horizon membantu sehingga bisa menjadi inspirasi bagi masyarakat mengembangkan usaha," ujar Larico dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Kamis (25/12/2014).
Selama ini, memang citra negatif melekat kepada kelompok suporter pendukung klub Persija Jakarta itu. Beberapa kali, oknum anggota The Jakmania terlibat dalam perkelahian antar suporter dan juga menggangu ketertiban umum.
Harapannya, pembinaan dari manajemen klub berjuluk Macan Kemayoran dibantu Bridge Horizon dapat memberikan dampak positif kepada para anggota sehingga tidak ada lagi hal-hal negatif yang dilakukan kelompok suporter yang berdiri pada 19 Desember 1997 itu.
"Kerjasama ini bagian dari pengembangan kami. The Jakmania juga merupakan komunitas besar, komunitas yang memiliki berbagai value, selain mereka mendukung sepak bola, ternyata The Jakmania juga memiliki banyak kegiatan kemanusiaan dan berbagai kegiatan yang positif," ujar Doni Yurgandono, Pemimpin Bridge Horizon.

Duel Akbar Persija vs Gamba Osaka

Klasemen - Persija Jakarta hampir pasti dapat menjajal kemampuan tim barunya dalam duel uji coba melawan Gamba Osaka Jepang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 24 Januari 2015. Kick off pukul 19.00 WIB.
Gamba rencananya memboyong 20 pemain terbaiknya ke Jakarta. Laga eksibisi ini disponsori Panasonic Gobel Indonesia dengan tajuk J.League-ISL Partners Memorial Match Wakuwaku Japan 1st Anniversary Panasonic Cup 2015.
Konsep dari pertandingan ini adalah ”Goal for Fairness”, yang merupakan harapan untuk perkembangan sepakbola di kedua negara.
Dalam rangkaian acara ini, digelar juga coaching clinic untuk anak-anak untuk dapat belajar dan mengasah kemampuan sepak bola mereka. Beberapa program tambahan juga digelar seperti kampanye di Facebook.
Program itu bertajuk “Panasonic Cup All Star”, di mana Panasonic mengajak pecinta sepakbola di Indonesia membentuk tim impian mereka dengan pemain-pemain dari Persija dan Gamba.
Seribu peserta yang beruntung akan mendapatkan tiket gratis menonton pertandingan, dan tiga pemenang utama mendapatkan TV Panasonic Viera. Untuk informasi lebih lanjut tentang program ini, silakan kunjungi akun www.facebook. com/ PanasonicIndonesia. Kampanye di mulai 10 Januari 2015.
Pertandingan ini digelar sebagai salah satu bentuk komitmen Panasonic dalam pengembangan bakat generasi muda di bidang olahraga di seluruh dunia melalui berbagai kegiatan, termasuk menjadi pemegang saham dan sponsor utama Gamba Osaka Jepang.
Panasonic juga jadi sponsor utama untuk kompetisi tahunan sepakbola Liga KG U14-Panasonic, Asian Championship League (ACL), dan Olimpiade.
“Sebagai perusahaan Jepang yang hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun, Panasonic Gobel Indonesia telah berkontribusi dalam menjalin hubungan baik antara Jepang dan Indonesia, melalui berbagai kegiatan, dalam hal ini mendatangkan tim dari klub jepang Gamba Osaka dan mengadakan pertandingan persahabatan dengan Persija Jakarta. Untuk itu, kami bersemangat untuk mengembangkan talenta para pemain Indonesia melalui Panasonic Cup,” kata Ichiro Suganuma, Chief Representative Panasonic in Indonesia, di laman PT Liga Indonesia.
Gamba Osaka sendiri menorehkan prestasi gemilang di musim ini. Baru kembali promosi ke J-League setelah musim lalu juara J-League 2, mereka langsung mencatat treble, juara J-League, Emperor Cup, dan J-League Yamazaki Nabisco Cup.

Selasa, 23 Desember 2014

Jersey Terbaru Persija: Lidah Api, Monas, Garuda

Persija memperkenalkan jersey terbaru
yang bakal digunakan di LSI 2015. Acara
peluncuran kostum dilakukan di Atrium
JIExpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa
(23/12).
Untuk kostum musim depan, kostum
Persija yang dikeluarkan apparel League
mengusung semangat juang yang menyala
dengan harapan tim selalu memiliki spirit
untuk jadi juara.
"League telah menjadi bagian dari sejarah
Persija, sejak musim kompetisi 2008.
Selalu ada hal berbeda setiap kali League
merilis jersey untuk klub kebanggaan Ibu
Kota," kata Prajna Murdaya, Presiden
Direktur League.
Di ketiga jersey yang dirilis, yakni kostum
kandang, tandang, dan kostum ketiga,
terdapat motif goresan lidah api yang
terinspirasi oleh lambang puncak Monas.
Monas sebagai landmark Kota Jakarta,
markas Persija, menjadi analogi
kebesaran eksistansi Macan Kemayoran.
Selain itu, lambang tugu Monas juga
terdapat di punggung bagian dalam.
Di kostum musim depan juga terdapat
bulatan bendera merah putih di sudut kiri
atas bagian dada. Di bagian dalam bulatan
itu juga ada motif lambang garuda.
Elemen lain adalah bulatan badge yang
menyala pada sudut kanan bawah jersey
yang menggambarkan bundara HI sebagai
simbol kota Jakarta selain monas.
Jersey kandang tetap berwarna oranye
yang terinspirasi dari ksotum Persija 1998
dengan warna celana yang sama
sedangkan jersey tandang bernuansa retro
dengan warna khas merah seperti Persija
masa lalu. Kostum ketiga bermotif garis
horizontal dan vertikal.
#GuePersija

Bambang Tetap Jadi Capten



Rahmad Darmawan Tetap Jadikan Bambang Pamungkas Kapten Persija Jakarta
Meski begitu, tidak ada garansi untuk Bepe selalu dimainkan.
Persija Jakarta telah memulangkan mantan kapten dan salah satu pemain panutan mereka, Bambang Pamungkas. Kepulangan pemain pemilik nomor punggung 20 itu pun diyakini bakal membantu tim secara mental dan motivasi.
Pelatih Rahmad Darmawan pun tak ragu untuk memberikan ban kapten kepada eks Pelita Bandung Raya itu. Namun, Rahmad menegisyaratkan, bahwa belum tentu pemain yang akrab disapa Bepe itu selalu menjadi sebelas awal.
"Bepe bakal menjadi kapten jika dia turun sebagai starting XI tim," kata RD, sapaan karib Rahmad. "Tapi jika tidak, Persija masih punya pemain yang sangat senior. Saya bisa menunjuk Ismed Sofyan sebagai kapten," tambahnya.
RD pun meyakini bahwa beberapa pemain lain selain Bepe dan Ismed punya kapasitas yang cukup untuk menjadi kapten. Karena baik Ismed atau pun Bepe, keduanya rawan untuk terus mengisi sebelas awal dan Macan Kemayoran sendiri punya stok pemain yang dalam untuk merotasi skuat.
"Pemain lain juga bisa jadi kapten, kita lihat saja nanti. Tapi Ismed dan Bepe mempunyai peluang terbesar untuk menjadi kapten," tandas mantan pelatih Persebaya Surabaya dan Sriwijaya FC itu.
#GuePersija